
Mungkin.. sudah 2 tahun lamanya aku tidak pulang kampung. Tidak mudik. Tidak melihat kondisi ibu secara langsung, yang kini hidup sendirian pasca meninggal bapak. Tidak lagi berkumpul dengan adik-adikku yang semakin besar. Yuli yang mau menikah, Dapit yang sebentar lagi tamat kuliah, dan Nanda yang sebentar lagi tamat pesantren. Jujur, aku rindu mereka. Siapa pula Abang yang tidak rindu adik-adiknya? Walaupun jika bertemu, selalu saja ribut-ribut sampai dengan berantam. Tapi mereka tetaplah adik-adik kecilku yang kusayangi, dan yang akan selalu kudukung kehendak bebas mereka.
Begitu pula dengan masakan Ibu.. Aku rindu setiap kali hari raya. Ibu bakal memasak makanan kesukaan kami dalam jumlah dan porsi besar. Lontong + rendang ataupun bakso + kuah sop. Jadi lucunya, setiap hari lebaran tiba adalah hari-hari dimana kami akan memakan lontong atau bakso mulai dari pagi, siang hingga malam. Bisa dibayangkan, bukan? Hahaha.
Semoga lebaran tahun ini aku, istriku dan anakku Qanita bisa pulang kampung. Melihat ibu, makan masakan ibu, serta berjumpa dengan adik-adikku. Ibu, doakan anakmu di perantauan ini diberi tetap kemudahan rezeki oleh Allah SWT, serta tentunya senantiasa diberikan kesehatan, sehingga kita dapat berkumpul kembali.
Semangat menjalankan ibadah puasanya ya Mak, Yuli, Dapit dan Nanda.. Salam dari kami di Medan 😀👨👩👧🖐